Penyakit TBC | Obat TBC herbal

Penyakit TBC
Penyakit TBC adalah penyakit Menular dan Berlansung lama (kronis) penyakit ini bisa menurali siapapun terutama untuk usia 10-40 tahun, Penyakit TBC disebabkan kan bakteri Mikrobakterium Tuberclosa

Udara merupakan media penularan bakteri ini,biasanya orang yang terkena TBC batuk berdahak dan meludah dan dari hal tersebut penyakit TBC ini menular.Bakteri yang masuk ke tubuh kemudian mengumpul ke paru-paru dan jika daya tahan tubuh lemah maka bakteri tersebut cepat berkembang biak dan masuk ke pembuluh darah dan kelenjar bening

Jika bakteri sudah menyebar maka seluruh organ tubuh akan terinfeksi.kemudian kondisi tubuh si penderita akan melemah.Indonesia adalah negara terbeasar ke 3 untuk penderita TBC dan sebagian besar penderita mengalami kematian.

Pencegahan dan pengobatan :
- Hindari kegiatan / hal-hal yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seperti : begadang, merokok, minum alkohol dan lainyan.
- Jagalah selalu kebersihan lingkungan dan badan anda.
-Olah raga teratur untuk memmbantu menyehatkan badan.
- Makan dan Minum yang menyehatkan, minum jus yang mengandung banyak vitamin



Anamed Noni jus Mengobati Penyakit TBC.Untuk pemesanan Klik Disini

Penyebab Penyakit TBC

Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP).

Bakteri Mikobakterium tuberkulosa

Gejala Penyakit TBC

Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik.

Gejala sistemik/umum

Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.

Penurunan nafsu makan dan berat badan.

Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).

Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Gejala khusus

Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara "mengi", suara nafas melemah yang disertai sesak.

Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.

Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.

Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

Pada pasien anak yang tidak menimbulkan gejala, TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Kira-kira 30-50% anak yang kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.

Penegakan Diagnosis

Apabila dicurigai seseorang tertular penyakit TBC, maka beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah:

Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.

Pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).

Pemeriksaan patologi anatomi (PA).

Rontgen dada (thorax photo).

Uji tuberkulin.

Untuk terapi penyembuhan minum 50ml Anamed Noni 3kali sehari (pagi,siang,malam)